Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Rating retensi es (dinyatakan dalam hari, misal 5 hari) sangat bergantung pada tiga faktor teknis: 1) Tipe dan ketebalan insulasi (idealnya busa PU/Polyurethane high-density), 2) Kualitas gasket (seal karet) pada tutup untuk seal kedap udara, dan 3) Konstruksi bodi (metode rotomolded umumnya superior).
Merek premium di segmen heavy-duty berinvestasi besar pada teknologi konstruksi Rotomolding (yang padat karya) dan material insulasi busa PU high-density (bukan styrofoam). Biaya yang lebih tinggi memvalidasi dua hal: 1) Performa retensi es ekstrem (seringkali 5-7 hari dalam kondisi ideal), dan 2) Durabilitas fisik (umur pakai) yang bisa 5-10 kali lipat dibanding cooler box injection-molded standar.
Juga dikenal sebagai Styrofoam (meskipun Styrofoam adalah nama merek). Ini adalah insulasi busa putih rigid. EPS menawarkan insulasi yang memadai untuk penggunaan jangka pendek atau pengiriman one-way (sekali pakai). Keunggulannya adalah biaya rendah dan bobot sangat ringan. Kelemahannya adalah kerapuhan struktural dan Nilai-R lebih rendah per inci ketebalan.
Insulasi busa rigid ini diinjeksikan di antara dinding ganda Cooler Box. PU memiliki struktur sel tertutup (closed-cell) yang jauh lebih padat daripada EPS, memberikan Nilai-R signifikan lebih tinggi. Ini adalah standar untuk cooler box multi-use (penggunaan berulang) yang membutuhkan retensi dingin selama berhari-hari.
Ini adalah teknologi insulasi premium. VIP terdiri dari panel inti microporous (seperti fumed silica) yang disegel vakum dalam selubung kedap udara. VIP menawarkan Nilai-R tertinggi, memungkinkan Cooler Box memiliki dinding sangat tipis namun dengan performa termal setara dinding PU yang sangat tebal. Penggunaan utamanya untuk pengiriman farmasi bernilai tinggi (seperti vaksin) di mana volume internal maksimum sangat kritis.
Proses manufaktur paling umum. Menciptakan cangkang luar dan lapisan dalam secara terpisah, lalu diisi dengan insulasi PU. Konstruksi ini efisien secara biaya dan menawarkan performa baik untuk logistik standar dan penggunaan foodservice.
Proses ini menciptakan cangkang unibody (satu bagian utuh) tanpa sambungan. Hasilnya adalah unit dengan ketebalan dinding sangat konsisten dan durabilitas benturan ekstrem. Cooler box rotomolded dirancang untuk kondisi lapangan terberat, seperti operasi offshore, lokasi konstruksi, atau penelitian ilmiah lapangan.
Ini adalah unit non-rigid yang menggunakan jaket kain (seperti Nilon balistik atau TPU) berisi insulasi busa sel tertutup (closed-cell foam). Unit ini mengorbankan performa termal jangka panjang demi portabilitas ekstrem. Penggunaan umumnya untuk transportasi sampel last-mile atau pengiriman makanan komersial jarak pendek.
Ini adalah faktor terpenting. Apakah payload harus dijaga pada:
Berapa lama payload akan berada dalam transit? Kualifikasi Cooler Box biasanya dinyatakan dalam jam (24, 48, 72, 96, 120+ jam). Durasi lebih lama memerlukan dinding insulasi lebih tebal dan massa refrigerant lebih besar.
Suhu eksternal yang akan dihadapi Cooler Box sangat memengaruhi performa. Pengiriman di iklim tropis (profil suhu panas) membutuhkan sistem insulasi lebih kuat dibandingkan pengiriman di iklim sedang.
Harus ada keseimbangan. Cooler Box harus cukup besar untuk payload DAN refrigerant (pendingin) yang diperlukan untuk menjaga suhunya. Unit berinsulasi VIP unggul di sini, menawarkan rasio payload-to-volume terbaik.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami





